5 Alasan Pembelaan Terhadap MAPPA Mengenai Hujatan Netizen - Dewa Otaku

Sunday, January 24, 2021

5 Alasan Pembelaan Terhadap MAPPA Mengenai Hujatan Netizen

MAPPA dihujat
Studio yang menayangkan serial anime Attack on Titan Final Season, MAPPA Studio baru-baru ini kena hujatan netizen seluruh dunia yang mengaku sebagai fans atau penggemar Attack on Titan.

Hujatan-hujatan yang dilayangkan juga agak meresahkan bagi yang tidak memiliki masalah terhadap MAPPA Studio. Alasannya untuk menghujat agak simple. Mereka, para fans, merasa kecewa terhadap grafis yang digarap oleh MAPPA Studio.

Padahal, bagi sebagian besar fans sejati, anime Attack on Titan Final Season memiliki grafis yang bagus, bahkan lebih bagus dari season sebelumnya.

Agar lebih jelas, berikut ini adalah lima pembelaan dan alasan mengapa MAPPA Studio tidak layak dihujat oleh netizen terkait dengan serial anime Attack on Titan Final Season.

1. MAPPA adalah satu-satunya studio yang berani menggarap AOT Final Season

MAPPA dihujat

Perlu kalian ketahui, hanya MAPPA Studio yang berani menggarap serial anime Attack on Titan Final Season ini. Hal ini memang agak mengejutkan.

Shuhei menjelaskan bahwa pada Januari 2019, MAPPA mendapatkan tawaran untuk menggarap anime ini. Shuhei juga mengatakan bahwa WIT Studio yang sebelumnya menggarap musim pertama sampai ketiga ini menolak untuk menggarap musim terakhir dari Attack on Titan.

Selain itu, tidak ada satupun studio yang berani menggarap Attack on Titan Final Season setelah pihak mereka memberikan tawaran ke beberapa studio anime.

2. Deadline yang mepet

MAPPA dihujat

Kalian yang sudah terlanjur menghujat MAPPA Studio harus mengetahui fakta penting yang satu ini. MAPPA Studio diberi jadwal untuk mengakhiri serial musim terakhir dari Attack on Titan.

Mereka diberi deadline yang sangat singkat dan berbeda dari penggarapan serial anime lainnya. Mereka harus merampungkan semua episode sebelum manganya tamat pada tanggal 9 April 2021, atau season ini tidak pernah dibuat.

Hal tersebut dilakukan karena mengantisipasi keredupan jalan cerita Eren dan kawan-kawan. Maka dari itu, deadline yang dipasang harus sebelum tamatnya manga Attack on Titan itu sendiri

3. Dikerjakan kurang dari satu tahun

MAPPA dihujat

Serial anime dari petualangan terakhir Eren dan kawan-kawan untuk mengalahkan sumber dari pembunuh ibunya harus dikerjakan dengan waktu yang amat singkat.

Normalnya, anime itu digarap sekitar 1,5 tahun atau lebih. Namun, MAPPA harus menyelesaikan ke 16 episode Attack on Titan Final Season ini dengan kurang dari 1 tahun.

Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan WIT Studio dan studio lainnya tidak berani mengambil garapan anime ini. Hanya MAPPA yang berani bekerja keras untuk menggarap musim terakhir anime yang juga berjudul Shingeki no Kyojin ini.

Terlebih lagi, MAPPA harus menggarapnya ditengah pandemi COVID-19 yang mengganggu kenormalan dalam bekerja.

4. Animasi CGI merupakan pilihan terakhir

MAPPA dihujat

Ini merupakan salah satu yang menjadi penyebab ngamuknya para netizen yang mengaku sebagai fans Attack on Titan. MAPPA menggabungkan teknologi CGI dalam pertarungang Titan di episode ke-5 kemarin dan kemungkinan akan terus berlanjut.

Perlu kalian berpikir sedikit saja, MAPPA mendapatkan deadline yang sangat singkat. Maka dari itu, mau tidak mau MAPPA harus menggunakan teknologi CGI ke dalam pertarungan yang epik di musim terakhir Attack on Titan ini.

Tidak ada alasan pembenaran para fans yang mengaku dirinya hanya "mengkritik" jika mereka melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh staf MAPPA Studio, tentunya dengan deadline yang tidak wajar.

5. Berpengaruh buruk pada kefokusan para staf

MAPPA dihujat

Hal paling buruk ini adalah efeknya kepada para staf dari pemproduksi Attack on Titan Final Season. Para penghujat yang sekiranya tidak mau berpikir terlebih dahulu sebelum menghujat, ternyata mendapatkan efek buruk kepada para staf.

Media sosial dari para staf sengaja ditutup untuk mendapatkan ketenangan dari hujatan yang tidak berdasar dengan fakta yang ada. Para staf merasa terganggu dengan ocehan yang tidak dapat dikatakan sebagai sebuah "kritikan" sama sekali itu.

Nah, itu dia tadi kelima pembelaan terhadap MAPPA Studio yang baru-baru ini dihujat oleh netizen di. Sebaiknya kita berpikir dan mencari fakta yang ada terlebih dahulu sebelum mengkritik. Jika tidak, bukannya mengkritik, kamu malah dianggap menghujat oleh pihak yang terkait.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda