Tokyo Revengers Versi Tidak Sensor Akan Ditayangkan Muse Indonesia - Dewa Otaku

Thursday, May 27, 2021

Tokyo Revengers Versi Tidak Sensor Akan Ditayangkan Muse Indonesia

Tokyo Revengers no sensor
Tokyo Revengers 

Salah satu anime musim semi 2021 yang baru saja mendapatkan kepopulerannya, termasuk di Indonesia saat ini, Tokyo Revengers akan hadir dengan episode-episode uncensored-nya yang akan ditayangkan di YouTube Muse Indonesia.

Sebelumnya, anime ini sudah ditayangkan oleh Muse Indonesia dengan subtitle Indonesia pastinya dan menoreh prestasi di platform berbagi video, YouTube. Anime Tokyo Revengers pernah menjadi trending video di YouTube Indonesia pada saat itu.

Namun sangat disayangkan, beberapa penggemar atau penonton anime ini memprotes adegan-adegan atau beberapa scene yang justru disensor oleh pihak penayang dengan tujuan menutupi simbol Toman.

Dari informasi yang beredar, ternyata sensor-sensor tersebut berasal langsung dari pihak perusahaan produksi anime Tokyo Revengers. Salah satu platform nonton anime yang terkenal, Crunchyroll, mengaku bahwa pihaknya dilarang keras untuk mengedit sensor tersebut.

Namun kabar baik hadir kembali untuk kasus sensor tersebut. Muse Asia dan Muse Indonesia memberikan informasi bahwa penyensoran akan dihilangkan dari episode lanjutan anime ini.

Pengumuman tersebut disebar melalui laman YouTube Community dan Facebook Muse Asia dan Muse Indonesia. Respon netizen-pun kebanyakan mendukung pihak Muse Asia dan Muse Indonesia tersebut.

Kabarnya, anime Tokyo Revengers versi tanpa sensor akan mulai ditayangkan mulai episode 8 nanti melalui kanal YouTube Muse Asia dan untuk subtitle Indonesia akan ditayangkan di YouTube Muse Indonesia.

Tidak hanya dimulai dari episode 8, untuk episode 1 hingga episode 7 juga akan ditayangkan versi full atau tanpa sensornya. Untuk tanggal penayangan episode 1 sampai 7 versi tanpa sensor, akan dirilis pada tanggal Jumat, 28 Mei 2021 besok.

Bagaimana tanggapanmu? Pasti sudah gak sabar kan buat nonton anime Tokyo Revengers versil full atau tanpa sensornya?

Bagikan artikel ini

4 comments